A.
Jenis Anggaran
Ø Anggaran
Operasional
Anggaran operasional
digunakan untuk merencanakan kebutuhan sehari-hari dalam menjalankan
pemerintah. Pengeluaran pemerintah yang dapat dikategorikan dalam anggaran
operasional adalah "belanja rutin". Belanja rutin adalah pengeluaran
yang manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran dan tidak dapat menambah aset
atau kekayaan bagi penmerintah. Disebut "rutin" karena sifat
pengeluaran tersebut berulang-ulang ada setiap tahun. Secara umum, pengeluaran
yang masuk kategori anggaran operasional antara lain belanja Administrasi Umum
dan Belanja Operasi dan pemeliharaan.
Ø Anggaran
Modal/Investasi
Anggaran modal menunjukan rencana jangka panjang dan pembelnjaan atas aktiva tetap seperti gedung,
peralatan, kendaraan, perabot, dan sebagainya. Pengeluaran modal yang besar
biasanya dilakukan dengan menggunakan pinjaman. Belanja investasi / modal
adalah pengeluaran yang manfaatnya cenderung melebihi satu tahun anggaran dan
akan menambah aset atau kekayaan pemerintah, dan selanjutnya
akan menambah anggaran rutin untuk biaya operasional dan pemeliharaan. Anggaran
berfungsi sebagai alat politis yang digunakan untuk memutuskan prioritas dan
kebutuhan keuangan pada sektor tersebut.
B.
Proses Penyusunan Anggaran Sektor Publik
Prinsip-prinsip pokok dalam siklus anggaran
·
Tahap persiapan anggaran.
Pada tahap persiapan
anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran pendapatan yang
tersedia. Terkait dengan masalah tersebut, yang perlu diperhatikan adalah
sebelum menyetujui taksiranj pengeluaran, hendaknya terlebih dahulu diulakukan
penaksiran pendapatan secara lebih akurat. Selain itu, harus disadari adanya
masalah yang cukup berbahaya jika anggaran pendapatan diestimasi pada saat
bersamaan drengan pembuatan keputusan tentang angggaran pengeluaran
·
Tahap ratifikasi
Tahap ini merupakan tahap
yang melibatkan proses politik yang cukup rumit dan cukup berat. Pimpinan
eksekutif dituntut tidak hanya memiliki managerial skill namun juga
harus mempunyai political skill, salesman ship, dan coalition
building yang memadai. Integritas dan kesioapan mental yang tinggi dari
eksekutif sangat penting dalam tahap ini. Hal tersebut penting karena dalam
tahap ini pimpinan eksekutif harus mempunyai kemampuan untuk menjawab dan
memberikan argumentasi yang rasional atas segala
pertanyaan-pertanyaan dan bantahan- bantahan dari pihak legislatif.
·
Tahap implementasi/pelaksanaan anggaran.
Dalam tahap ini yang
paling penting adalah yang harus diperhatikan oleh manajer keuangan publik adalah dimilikinya sistem (informasi) akuntansi dan sistem pengendalian manajemen.
·
Tahap pelaporan dan evaluasi.
Tahap pelaporan dan
evaluasi terkait dengan aspek akuntabilitas. Jika tahap implementasi telah didukung dengan sistem
akuntansi dan sistem pengendalian manajemen yang baik, maka diharapkan tahap budget
reporting and evaluation tidak akan menemukan banyak masalah.
C.
Tujuan Proses Penyusunan Anggaran Sektor Publik
·
Membantu pemerintah mencapai tujuan fiskal dan
meningkatkan koordinasi antar bagian dalam lingkungan pemerintah.
·
Membantu menciptakan efisiensi dan keadilan dalam
menyediakan barang dan jasa publik melalui proses pemrioritasan.
·
Memungkinkan bagi pemerintah untuk memenuhi prioritas
belanja.
·
Meningkatkan transparansi dan pertanggungjawaban
pemerintah kepada DPR atau MPR dan masyarakat.
No comments:
Post a Comment